#

Dari Rumah yang Kerap Tergenang Banjir, Kini Hadir Harapan Baru untuk Ibu Sudarsi

Nganjuk, PING Komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak terus diwujudkan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, menyerahkan secara langsung bantuan RTLH kepada Ibu Sudarsi (57), warga Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro, Rabu (10/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kang Marhaen didampingi Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Camat Sukomoro, serta jajaran pejabat dan perangkat daerah setempat.

Ibu Sudarsi merupakan seorang janda yang telah ditinggal meninggal dunia oleh suaminya. Ia memiliki tiga orang anak, namun satu di antaranya telah meninggal dunia. Saat ini, Ibu Sudarsi tinggal seorang diri di rumah tersebut. Meski demikian, anak perempuan pertamanya, Ibu Yutini, tetap memberikan perhatian dan pendampingan. 

Bantuan RTLH yang diterima Ibu Sudarsi merupakan hasil sinergi antara Baznas Kabupaten Nganjuk dan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Irfai Berkah Sejahtera (Irfai Group). Total bantuan yang diberikan sebesar Rp20 juta, terdiri dari Rp10 juta dari Baznas Kabupaten Nganjuk dan Rp10 juta dari CSR PT Irfai Berkah Sejahtera.

Bantuan tersebut akan digunakan untuk memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak huni, aman, dan nyaman bagi penerima manfaat.

Di hadapan Bupati dan rombongan, Ibu Yutini menceritakan kondisi rumah yang selama ini ditempati ibunya seorang diri. Menurutnya, setiap kali hujan deras turun, rumah tersebut kerap mengalami genangan air yang masuk hingga ke dalam rumah sehingga menimbulkan kekhawatiran, terlebih karena ibunya sudah berusia lanjut.

"Kalau hujan deras, rumah ibu sering tergenang air. Karena merasa khawatir dengan kondisi beliau yang tinggal sendiri, saya kemudian mencoba menghubungi perangkat desa untuk menyampaikan keadaan tersebut dan berharap ada bantuan untuk perbaikan rumah," ujar Ibu Yutini.

Ia mengaku bersyukur karena aspirasi yang disampaikan mendapat respons yang baik dari pemerintah desa dan ditindaklanjuti oleh berbagai pihak hingga akhirnya bantuan dapat terealisasi.

"Alhamdulillah, kami mendapat respons yang sangat baik dari pemerintah. Terima kasih kepada Bapak Bupati, Baznas, pemerintah desa, dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi ibu dan keluarga kami," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Nganjuk Kang Marhaen menegaskan bahwa program RTLH merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait tempat tinggal yang layak dan sehat.

Menurutnya, rumah yang layak bukan hanya berfungsi sebagai tempat berteduh, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan bantuan yang tepat. Program RTLH ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Kang Marhaen.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengapresiasi dukungan Baznas Kabupaten Nganjuk serta PT Irfai Berkah Sejahtera yang telah berpartisipasi melalui program CSR. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pembangunan dan kepedulian sosial di Kabupaten Nganjuk.

Melalui program RTLH, Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus mendorong terwujudnya lingkungan permukiman yang layak huni sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Kehadiran pemerintah melalui program ini diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membangun Kabupaten Nganjuk yang lebih sejahtera.