Jelang Idul Adha, Pemkab Nganjuk Gelar Gerakan Pangan Murah di Rejoso
- 25-05-2026
Nganjuk, PING— Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun, Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nganjuk menggelar Pasar Murah di Alun-alun Berbek Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau. Antusiasme warga terlihat sejak pagi, di mana masyarakat sekitar datang berbondong-bondong untuk memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga di bawah pasaran.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur ayam ras, serta bawang merah dan bawang putih disediakan dengan harga lebih murah. Program ini merupakan bentuk nyata intervensi pemerintah melalui Bakorwil II Bojonegoro guna menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat di wilayah kerja Bakorwil II, termasuk Kabupaten Nganjuk.

Tak hanya menjual bahan kebutuhan pokok, kegiatan ini juga diramaikan dengan Bazaar Produk UMKM lokal. Para pelaku usaha kecil menengah diberi kesempatan untuk menampilkan produk unggulan mereka, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk rumah tangga. Langkah ini menjadi upaya nyata pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memberdayakan pelaku UMKM agar terus berkembang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Nganjuk, Jusuf Satrio Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten untuk menjaga kestabilan pangan di tengah fluktuasi harga pasar.
“Kegiatan di Alun-alun Berbek, ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bakorwil II Bojonegoro dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kami menggelar Gelar Pangan Murah atau Pasar Murah untuk memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat berupaya menjual bahan pangan di bawah harga pasar agar masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya,” ungkap Jusuf.
Dirinya juga menekankan bahwa kegiatan ini memiliki efek positif terhadap harga di pasaran sekitar, karena dapat membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok.

“Pasar murah ini sesuai dengan target yang diharapkan, yaitu menjaga harga di toko-toko sekitar agar tidak melonjak. Dengan begitu, harga tetap terkendali, masyarakat dapat menjangkau kebutuhan dengan baik, dan ketersediaan pangan terjamin. Ke depan, pemerintah akan terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai wilayah agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. Dengan begitu, inflasi bisa terkendali dan kesejahteraan warga meningkat,” terangnya.
Untuk memastikan kelancaran kegiatan, panitia pelaksana menerapkan sistem antrean pembelian agar proses distribusi berjalan tertib dan adil bagi seluruh pengunjung.
Melalui sinergi antara Bakorwil II Bojonegoro, TPID Nganjuk, dan mitra GPM, kegiatan Pasar Murah ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dalam menjaga kestabilan harga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur khususnya di Kabupaten Nganjuk.