Jelang Idul Adha, Pemkab Nganjuk Gelar Gerakan Pangan Murah di Rejoso
- 25-05-2026
Nganjuk, PING – Semangat kolaborasi lintas sektor kembali ditunjukkan di Kabupaten Nganjuk. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) serta Bank Ekadharma Nganjuk bergandeng tangan memperkuat daya saing pelaku usaha mikro melalui kegiatan Pelatihan Digital Marketing bagi UMKM, yang digelar di Aula Dinkop UM Nganjuk pada Rabu (12/11/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mempercepat adopsi teknologi digital di sektor ekonomi lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Diskominfo Nganjuk mengambil peran penting sebagai narasumber utama. Salah satu tenaga ahli Diskominfo, Hanis Ary Wibisono, memaparkan strategi pemasaran digital yang relevan dengan kondisi pasar saat ini. Ia menekankan pentingnya penggunaan media sosial, marketplace, dan platform e-commerce sebagai sarana utama memperluas jangkauan promosi dan penjualan.
“Kami hadir bukan hanya untuk berbagi teori, tapi memastikan pelaku UMKM Nganjuk bisa beradaptasi di dunia digital. Saat ini, digitalisasi adalah kunci agar produk lokal bisa bersaing lebih luas,” tutur Hanis saat memberikan materi.

Kepala Dinkop UM Nganjuk, Cuk Widiyanto, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi yang terbentuk antara pemerintah dan pihak perbankan. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pelatihan ini adalah langkah konkret untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM di Nganjuk. Melalui sinergi antara Dinkop UM, Diskominfo, dan Bank Ekadharma, kami ingin memastikan para pelaku usaha memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman. Harapannya, mereka tidak hanya bisa bertahan, tapi juga berkembang,” tegas Cuk Widiyanto.
Sementara itu, Dwiatmodjo Bahagio, Direktur Utama Bank Ekadharma Nganjuk, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program BAGUS (Businessman, Akademisi, Government, Ulama, Society), yang menjadi wujud nyata komitmen Bank Ekadharma dalam memberdayakan masyarakat.
“Kami ingin berperan lebih dari sekadar lembaga keuangan. Kami hadir untuk ikut memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar mereka mampu memanfaatkan teknologi digital dengan baik. Semangat kami sederhana: migunani tumraping liyan, bermanfaat bagi sesama,” ungkap Dwiatmodjo.
Kegiatan pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi baru antara sektor publik dan privat. Diskominfo Nganjuk memastikan bahwa pelaku UMKM yang telah mengikuti pelatihan akan terus mendapatkan pendampingan digital lanjutan agar hasil pelatihan bisa diaplikasikan secara nyata dalam bisnis mereka.

Kolaborasi Diskominfo, Dinkop UM, dan Bank Ekadharma ini menjadi bukti nyata bahwa akselerasi digital tidak hanya sebatas wacana. Pemerintah dan dunia usaha bersama-sama mendorong pelaku UMKM Nganjuk agar semakin siap bersaing di pasar modern yang menuntut kreativitas dan adaptasi tinggi terhadap teknologi.
Untuk diketahui, pelatihan ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM binaan Dinkop UM, yang mayoritas merupakan wirausahawan perempuan. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan praktik penggunaan platform digital. Banyak di antara mereka mengaku baru pertama kali mendapatkan pelatihan langsung mengenai strategi pemasaran berbasis teknologi.
Dengan adanya pelatihan seperti ini, diharapkan para pelaku UMKM Nganjuk dapat lebih percaya diri menembus pasar digital dan mengoptimalkan potensi usaha mereka, sejalan dengan visi Nganjuk menuju ekonomi kreatif dan inklusif di era modern.