#

Prestasi Mak Cerdas Digital: Diskominfo Nganjuk Torehkan Inovasi Pemberdayaan Perempuan Era Digital

Malang, PING- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk, Subani, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas raihan Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji kategori Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Teknologi Digital dalam ajang detikJatim Awards 2025.

Penghargaan ini diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk di bawah kepemimpinan Bupati Marhaen Djumadi, berkat keberhasilan Program Mak Cerdas Digital (MCD), inovasi Diskominfo Nganjuk dengan Omah Tandang yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, terutama ibu rumah tangga, agar mampu beradaptasi dan berdaya dalam ekosistem ekonomi digital.

"Kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Capaian ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh tim Diskominfo Nganjuk dengan dukungan penuh dari Bapak Bupati Marhaen Djumadi yang selalu mendorong kami untuk terus berinovasi dalam mendukung transformasi digital daerah,” ujar Subani, Kepala Diskominfo Nganjuk, usai mendampingi bupati menerima detik Jatim Awards 2025, Rabu (5/11/2025).

Subani menjelaskan bahwa Mak Cerdas Digital diwujudkan melalui program layanan Omah Tandang, yakni Rumah Talenta Digital Anjuk Ladang, yang menjadi pusat pelatihan dan aktivitas digital masyarakat. Dalam kegiatan pelatihan Mak Cerdas Digital, peserta diberikan pembekalan di bidang digital marketing, konten kreatif, dan kewirausahaan online.

Lebih lanjut, Subani menerangkan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis seperti pembuatan konten digital atau menjalankan afiliasi, tetapi juga pada strategi pemasaran produk secara daring dan pembentukan komunitas wirausaha perempuan.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem usaha rumahan yang berbasis digital, dengan perempuan sebagai motor penggeraknya,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap kegiatan ini mampu melahirkan kelompok-kelompok perempuan yang melek teknologi, aktif dalam dunia digital, serta terhubung dalam jaringan komunitas kewirausahaan.

“Melalui MCD, kami ingin perempuan Nganjuk bisa mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi penggerak ekonomi digital di tingkat keluarga dan masyarakat,” tambahnya.