#

Poktan Hidup Sentosa Desa Kalianyar Gelar Gemanorsate, Gotong Royong Petani Jaga Kelancaran Irigasi

NGANJUK, PING- Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan pertanian kembali ditunjukkan oleh para petani Desa Kalianyar, Kecamatan Ngronggot. Melalui kegiatan Gerakan Masa Normalisasi Saluran Irigasi Tersier (Gemanorsate), para anggota Kelompok Tani (Poktan) Hidup Sentosa bersama masyarakat setempat turun langsung membersihkan saluran irigasi, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga selesai, melibatkan puluhan petani, perangkat desa, serta pendamping pertanian. Mereka bergotong royong membersihkan endapan lumpur, sampah, dan tanaman liar yang menghambat aliran air menuju area persawahan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian petani terhadap keberlanjutan sistem irigasi di wilayah Kalianyar. Normalisasi saluran irigasi tersier sangat penting untuk menjaga kelancaran pasokan air ke sawah, terutama menjelang musim tanam yang akan datang.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Kalianyar, Joko Murtejo, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kebersamaan warganya.

“Kami sangat bangga dengan partisipasi warga dan Poktan Hidup Sentosa. Kegiatan Gemanorsate ini bukan hanya soal membersihkan saluran air, tetapi juga menjaga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan kita bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, normalisasi saluran irigasi menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kekurangan air di musim tanam serta mencegah banjir akibat sumbatan saluran.

“Dengan irigasi yang lancar, hasil panen pun akan lebih baik. Pemerintah desa berkomitmen terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini agar pertanian di Kalianyar semakin maju dan produktif,” imbuhnya.

Gemanorsate juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpetani serta membangun kesadaran bersama akan pentingnya pengelolaan sumber daya air secara mandiri dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kalianyar dapat terus menjaga budaya gotong royong serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan pertanian demi terwujudnya desa mandiri dan sejahtera.