Jelang Idul Adha, Pemkab Nganjuk Gelar Gerakan Pangan Murah di Rejoso
- 25-05-2026
Jakarta, PING- Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Nganjuk. Marsinah, aktivis buruh yang dikenal sebagai simbol perjuangan keadilan sosial, resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Prosesi penganugerahan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun 2025, Senin (10/11/2025).
Penganugerahan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Dalam upacara tersebut, keluarga almarhumah Marsinah turut hadir untuk menerima langsung tanda kehormatan dari pemerintah.
Pihak Istana menyampaikan bahwa Marsinah berasal dari Provinsi Jawa Timur dan dikenal sebagai tokoh perjuangan sosial dan kemanusiaan. Ia menjadi inspirasi bagi banyak kalangan karena keberanian dan keteguhannya dalam memperjuangkan hak-hak buruh serta menegakkan keadilan bagi kaum kecil.
Perjuangan Panjang Menuju Gelar Pahlawan Nasional
Proses pengusulan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional telah melalui tahapan panjang dan penuh keseriusan. Pemerintah Kabupaten Nganjuk di bawah kepemimpinan Bupati Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro berperan aktif dalam menyiapkan seluruh persyaratan administrasi dan dokumen pendukung.
Berbagai kegiatan ilmiah dan diskusi publik digelar, seperti seminar pengusulan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional yang diselenggarakan pada 6 Oktober dan 10 Oktober 2025, melibatkan akademisi, serikat buruh, serta tokoh masyarakat. Dukungan juga datang dari Menteri Sosial RI dan Forum Aliansi Pemuda Nganjuk.
Dokumen resmi pengusulan diserahkan langsung oleh Bupati Nganjuk kepada Gubernur Jawa Timur untuk dibahas dalam sidang Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Jawa Timur. Setelah melalui kajian mendalam, nama Marsinah disetujui untuk diajukan ke tingkat nasional.
Presiden Prabowo sendiri telah menunjukkan dukungan sejak Hari Buruh 1 Mei 2025, saat beliau menyatakan komitmen untuk menjadikan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional. “Saya akan mendukung Marsinah jadi pahlawan nasional,” tegas Presiden kala itu.

Profil Singkat Marsinah
Marsinah lahir di Desa Nglundo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Ia tumbuh dalam keluarga petani sederhana yang menanamkan nilai kerja keras, kejujuran, dan keadilan sosial sejak dini. Marsinah dikenal sebagai sosok pekerja ulet yang vokal memperjuangkan hak-hak buruh di tempatnya bekerja.
Keberaniannya menentang ketidakadilan menjadikannya simbol perjuangan kelas pekerja Indonesia. Namanya abadi sebagai lambang keberanian perempuan dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas penganugerahan ini. “Gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah bukan hanya penghargaan bagi sosoknya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Nganjuk dan pekerja Indonesia yang terus berjuang untuk keadilan,” ujar Bupati Marhaen Djumadi.
Dengan gelar ini, Marsinah kini resmi tercatat dalam sejarah bangsa sebagai Pahlawan Nasional asal Nganjuk, yang semangat perjuangannya akan terus menginspirasi generasi penerus dalam membangun Indonesia yang lebih adil dan berkeadaban.