#

Puncak Peringatan HKG PKK ke-53 dan BBGRM ke-XXII di Nganjuk

Nganjuk, PING— Ratusan anggota Tim Penggerak PKK dari berbagai kecamatan memadati Pendopo K.R.T. Sosrokoesoemo Kabupaten Nganjuk untuk menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXII, Selasa (11/11/2025). Suasana acara berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan dengan mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas.”

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi; Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk, Wahyuni Marhaen, beserta jajaran; Sekretaris Daerah; para istri Forkopimda; kepala perangkat daerah; camat beserta ketua TP PKK kecamatan; serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi melalui pemotongan pita oleh Bupati Nganjuk bersama Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk dan Ketua Bidang 1 TP PKK. Puncak peringatan juga dimeriahkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba pelaksanaan terbaik 10 Program Pokok PKK tingkat kabupaten tahun 2025 serta penghargaan bagi pelaksana gotong royong terbaik.

Dalam laporannya, Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Nganjuk, Sopingi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kembali nilai-nilai gotong royong sebagai ciri khas bangsa Indonesia sekaligus meningkatkan efektivitas program pemberdayaan keluarga melalui gerakan PKK.
“Semangat gotong royong perlu terus dijaga agar menjadi kekuatan sosial masyarakat dalam mendukung pembangunan desa dan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk, Wahyuni Marhaen, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan PKK merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan bangsa yang berlandaskan pada 10 program pokok.
“PKK telah berkembang menjadi kekuatan sosial yang mampu menjawab tantangan pembangunan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan. PKK bukan sekadar gerakan sosial, melainkan pilar utama pembangunan berbasis keluarga,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi, peningkatan kapasitas, dan kompetensi kader PKK agar mampu berperan aktif dalam mendukung perwujudan Asta Cita menuju Indonesia Emas.

Sementara itu, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesejahteraan keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat.
“Tugas kita bersama adalah memastikan kesejahteraan keluarga benar-benar meningkat. Program PKK tidak hanya dihafalkan, tetapi harus diimplementasikan secara nyata. Mari bersama-sama PKK membangun Kabupaten Nganjuk yang lebih sejahtera,” tegasnya.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap semangat kebersamaan dan gotong royong dapat terus menjadi landasan utama dalam setiap gerakan pembangunan, sejalan dengan visi mewujudkan keluarga mandiri, sejahtera, dan berdaya menuju Indonesia Emas 2045.