#

Pemkab Nganjuk Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

Nganjuk, PING- Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Nganjuk Tahun 2027, Rabu (14/1/2026), bertempat di Ruang Rapat Anjuk Ladang. Kegiatan ini juga dapat diikuti masyarakat secara daring melalui siaran langsung YouTube Dinas Kominfo Nganjuk.

Forum dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, jajaran asisten dan staf ahli Bupati, Kepala Bappeda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, camat, perwakilan organisasi masyarakat, serta akademisi.

Dalam sambutannya, Sekda Nur Solekan menegaskan bahwa keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan daerah yang tepat sasaran. Menurutnya, perencanaan pembangunan tidak bisa hanya disusun oleh pemerintah, tetapi harus dibangun bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Forum ini menjadi ruang bersama untuk menyatukan pandangan dan mengawal pembangunan daerah, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Tahun 2027 merupakan tahapan penting untuk menampung aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan keselarasan antara permasalahan di lapangan, isu strategis daerah, dan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah daerah. Seluruh masukan tersebut akan menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan dalam RKPD Kabupaten Nganjuk Tahun 2027 serta rencana kerja perangkat daerah.

Untuk tahun 2027, tema pembangunan yang diusung adalah akselerasi transformasi pembangunan daerah melalui peningkatan pelayanan dasar dan penguatan sektor strategis. Penyusunan RKPD juga diarahkan agar lebih selektif dalam pengelolaan belanja daerah, dengan tetap mengoptimalkan pendapatan asli daerah sebagai penopang utama pembiayaan pembangunan.

Terkait gambaran keuangan daerah, Sekda menyampaikan bahwa proyeksi Ranwal RKPD Tahun 2027, berdasarkan pendekatan teknokratik melalui SIPD-RI hingga 7 Januari 2026, mencatat pendapatan daerah sebesar Rp2,34 triliun, belanja daerah Rp2,57 triliun, pembiayaan Rp148 miliar, dengan estimasi defisit sekitar Rp78,7 miliar.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Nganjuk, Adam Muharto, menjelaskan bahwa forum ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi seluruh pihak terkait arah pembangunan daerah ke depan. Selain menjaring aspirasi masyarakat, forum juga digunakan untuk mengidentifikasi permasalahan dan isu strategis yang berkembang di masyarakat.

“Masukan dari seluruh peserta forum sangat penting sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal RKPD Tahun 2027, agar perencanaan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap perencanaan pembangunan Tahun 2027 dapat tersusun secara lebih inklusif, realistis, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.