#

Diaspora Pulang, Gagasan Mengalir: Nganjuk Satukan Kekuatan untuk Masa Depan

Nganjuk, PING - Pendopo KRT Sosro Koesoemo menjadi saksi bisu bersatunya pemikiran para putra daerah dalam acara 'Temu Kangen Diaspora Nganjuk Tahun 2026' yang digelar pada Minggu malam (22/03/2026). Mengusung tema “Nganjuk Ngangeni, Tansah Ana Ing Ati”, kegiatan ini sukses menjadi jembatan antara pemerintah daerah dengan para perantau sukses dari berbagai penjuru nusantara.

Acara yang merupakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk ke-14 ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional asal Nganjuk. Di antaranya adalah Didik Suhardi, Ph.D (Staf Khusus Mendikdasmen), Gogot Suharwoto, Ph.D (Dirjen PAUD Dikdasmen), hingga Marsda TNI Marsudiranto Widiyatmaka (Pa Sahli Panglima TNI). Tak hanya pejabat negara, para pengusaha sukses dan mahasiswa perantau juga turut memadati ruang diskusi.

Dalam testimoninya, Didik Suhardi selaku perwakilan diaspora menegaskan bahwa jarak tidak mengurangi kecintaan mereka terhadap tanah kelahiran. Ia menyatakan kesiapan para diaspora untuk turun tangan membantu pembangunan di Nganjuk.

“Kami yang berada di rantau sangat mendukung program-program Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk. Kami siap berkontribusi nyata sesuai dengan bidang keahlian kami masing-masing untuk kemajuan daerah,” tegas Didik.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyambut baik antusiasme tersebut. Dalam pidatonya, beliau menekankan bahwa membangun Nganjuk tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh pemerintah saja, melainkan butuh "keroyokan" ide dari semua elemen, termasuk mereka yang telah sukses di luar daerah.

“Nganjuk ini milik kita bersama. Untuk itu, kami membuka ruang seluas-luasnya untuk evaluasi, kritik, dan saran. Nganjuk butuh kontribusi dari semuanya, termasuk para diaspora,” ujar Kang Marhaen dengan penuh semangat.

Acara yang berlangsung hangat ini tidak hanya sekadar ajang rindu, tetapi juga diisi dengan Forum Diskusi Pembangunan. Dalam sesi ini, mengalir berbagai gagasan segar terkait inovasi pendidikan, penguatan ekonomi kreatif, hingga strategi peningkatan daya saing daerah.

Melalui sinergi yang terbangun dalam forum ini, diharapkan Nganjuk dapat tumbuh menjadi kabupaten yang lebih maju dan inovatif, namun tetap menjaga nilai-nilai lokal yang membuatnya selalu "tansah ana ing ati" (selalu ada di hati) bagi siapa pun yang pernah tinggal di sana.