#

Kang Marhaen Lepas 300 Peserta Balik Mudik Gratis 2026, Upaya Nyata Kurangi Kepadatan Lalu Lintas

Nganjuk, PING – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang akrab disapa Kang Marhaen, secara resmi melepas keberangkatan ratusan peserta program Balik Mudik Gratis Tahun 2026. Dengan didampingi oleh Kepala BNN Nganjuk dan Kepala Dinas Perhubungan Nganjuk serta Bank Jatim Cabang Nganjuk, prosesi pelepasan ini berlangsung khidmat dan penuh antusias di depan Pendopo K.R.T. Sosrokoesoemo pada Kamis (26/3/2026).

Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk untuk memfasilitasi para perantau yang hendak kembali bekerja ke kota tujuan usai merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Sebanyak 300 peserta diberangkatkan menggunakan enam unit bus eksekutif yang telah disiapkan matang oleh Pemkab Nganjuk. Adapun rincian armadanya adalah empat bus melayani rute menuju Jakarta dan dua bus melayani rute menuju Surabaya.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata hadirnya pemerintah daerah di tengah masyarakat.

"Kami ingin memastikan warga Nganjuk dapat kembali ke tempat aktivitasnya dengan aman, nyaman, dan yang terpenting tanpa terbebani biaya perjalanan yang biasanya melonjak saat arus balik," ujar Kang Marhaen.

Selain membantu dari sisi ekonomi warga, Kang Marhaen menambahkan bahwa keberangkatan secara kolektif ini merupakan strategi untuk menekan kepadatan arus lalu lintas dan meminimalisir risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi jarak jauh.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Nganjuk, Suharono, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Jatim, dan BNN Kabupaten Nganjuk.

"Pemberangkatan secara terkoordinasi ini dimaksudkan untuk memperkecil arus kendaraan di jalan. Jika masyarakat berangkat sendiri-sendiri, kepadatan akan luar biasa. Dengan program ini, lalu lintas menjadi lebih terkendali," jelas Suharono.

Setiap bus memiliki kapasitas sekitar 50 orang, termasuk pendamping, untuk memastikan kenyamanan selama perjalanan. Suharono juga berharap di tahun-tahun mendatang, kuota peserta dapat terus ditingkatkan dengan dukungan mitra yang lebih luas.

Suasana haru sekaligus penuh semangat mewarnai momen keberangkatan. Para peserta tampak sumringah saat menaiki bus, membawa perbekalan dan doa dari sanak saudara. Banyak warga mengaku sangat terbantu karena dapat menghemat biaya transportasi yang cukup tinggi di musim Lebaran.

Acara pelepasan ditandai secara simbolis dengan pengibaran bendera start oleh Kang Marhaen. Secara bertahap, iring-iringan enam bus tersebut meninggalkan area pendopo menuju jalur arteri dengan harapan seluruh peserta tiba di perantauan dengan selamat untuk kembali beraktivitas. (BG/YS/AR/AI/CS)