Sinergi Lintas Sektor, BPBD Nganjuk Salurkan Logistik Kerja Bhakti Pembersihan Sungai di Petak
- 06-04-2026
Nganjuk, PING – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyulap Pendopo KRT Sosrokoesoemo menjadi ruang hangat bagi 732 calon jemaah haji dalam acara Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten dan Kecamatan tahun 1447 H / 2026 M, Kamis (26/3/2026). Di tengah guyuran hujan yang ia sebut sebagai rahmat, Kang Marhaen menyambut langsung Menteri Haji dan Umrah RI, KH. Dr. Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), beserta jajaran kementerian dari Jakarta.
"Selamat datang di Bumi Anjuk Ladang, Tanah Kemenangan. Alhamdulillah, tim dari Jakarta dan Kanwil Jatim bisa hadir di Pendopo milik rakyat ini. Rencana awalnya mau di tempat lain, tapi saya bilang di Pendopo saja agar lebih bagus dan nyaman bagi jemaah," ujar Kang Marhaen mengawali sambutannya.
Dalam narasinya, Kang Marhaen menyoroti komposisi jemaah Nganjuk yang unik, di mana jumlah perempuan jauh lebih banyak dibandingkan laki-laki. Ia memberikan pesan khusus kepada para bapak agar memiliki kesabaran ekstra selama di Tanah Suci.

"Di Nganjuk ini luar biasa, bapak-bapak sepertinya harus 'tawar' (mengalah) sama ibu-ibu. Panglimanya itu ya ibu-ibu ini. Saya minta bapak-bapak harus sabar karena banyak jemaah kita yang sepuh. Ibadah haji ini ibadah fisik, jadi yang muda dan sehat harus sigap membantu yang lansia," tegasnya.
Kang Marhaen juga memberikan apresiasi luar biasa kepada Ibu Marmi (90 tahun), jemaah tertua yang terlihat sangat bugar. "Begitu dipanggil langsung berdiri, luar biasa sehatnya. Semoga semuanya tertular sehat seperti beliau," tambahnya disambut tepuk tangan hadirin.
Berbagi pengalaman pribadi, Kang Marhaen mengakui bahwa persiapan haji bisa memicu rasa grogi atau kebingungan. Namun, ia memberikan kunci agar jemaah tetap tenang selama menjalankan rukun dan wajib haji.
"Kuncinya satu: Derek Ipun Kiai (ikut arahan pembimbing). Saya dulu juga derek saja sama kiai, alhamdulillah aman. Jangan terus-menerus bingung, fokus belajar rukun dan wajibnya saja, sisanya kita bareng-bareng saling menjaga," pesan Kang Marhaen.
Selain itu, Kang Marhaen juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam mendukung peningkatan layanan haji, khususnya dari sisi infrastruktur.
“Kami berkomitmen untuk membangun akses jalan utama menuju kantor layanan haji di Kabupaten Nganjuk. Selama ini posisinya berada di area belakang dan cukup sulit dijangkau, sehingga perlu kita benahi agar pelayanan kepada jamaah bisa lebih optimal,” tegasnya.

Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan kemudahan akses bagi calon jamaah haji dalam mengurus berbagai administrasi dan layanan sebelum keberangkatan.
Menutup arahannya dalam suasana yang masih kental dengan nuansa Lebaran, Kang Marhaen menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kebijakan maupun tutur kata yang kurang berkenan selama memimpin Kabupaten Nganjuk. "Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin untuk seluruh jemaah," pungkasnya.
Untuk diketahui, turut hadir dalam acara Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Wakil Bupati Nganjuk, Jajaran Forkopimda, Staf Ahli, Petugas Haji Indonesia 2026, serta ratusan Jamaah Haji dari Kabupaten Nganjuk. (AR/AI/CS)