Sinergi Lintas Sektor, BPBD Nganjuk Salurkan Logistik Kerja Bhakti Pembersihan Sungai di Petak
- 06-04-2026
Nganjuk, PING – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk bergerak cepat melakukan assessment (penilaian) terkait fenomena gerakan tanah yang mengancam sempadan Sungai Bodor. Lokasi terdampak tepat berada di Dusun Kedungbajul, Desa Gemenggeng, Kecamatan Pace, pada Kamis (26/3/2026) siang.
Peristiwa ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan di wilayah hulu, yakni Kecamatan Loceret dan Ngetos, sejak 21 Maret 2026. Hal tersebut menyebabkan debit air Sungai Bodor meningkat tajam dan menggerus dinding sungai, hingga memicu retakan tanah di dua titik krusial:

Retakan ini dinilai membahayakan akses transportasi warga, mengingat letaknya yang sangat dekat dengan jalan desa. Jika debit air kembali naik, dikhawatirkan penggerusan akan meluas dan memutus akses jalan tersebut.
Tim BPBD Kabupaten Nganjuk bersama BPBD Provinsi Jawa Timur (AGISENA), pemerintah desa, dan unsur DPRD telah turun ke lapangan untuk melakukan koordinasi. Fokus utama saat ini adalah mitigasi struktur guna mencegah longsor susulan.
Kebutuhan mendesak yang telah diidentifikasi meliputi pemasangan sesek (anyaman bambu) dan sandbag (kantong pasir) sebagai tanggul darurat untuk memperkuat dinding sempadan yang retak.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo, menegaskan bahwa pihaknya saat ini memprioritaskan keamanan warga dan fasilitas umum di sekitar bantaran sungai.
"Kondisi di Dusun Kedungbajul memang memerlukan penanganan segera karena retakannya cukup panjang, mencapai 50 meter di satu titik. Kami terus berkoordinasi dengan pihak desa dan provinsi untuk pengadaan material darurat seperti sandbag dan sesek guna menahan laju penggerusan tanah," ujar Sutomo.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berpotensi memperparah kondisi tanah di sempadan sungai.

"Meski cuaca saat ini terpantau cerah berawan, kami minta warga tetap waspada dan melaporkan segera jika melihat retakan baru, terutama saat hujan deras melanda wilayah hulu. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami," tuturnya.
Berdasarkan pantauan terbaru, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah berawan. Meski demikian, BPBD memastikan akan terus memonitor situasi secara berkala dan memberikan informasi lanjutan kepada masyarakat.