Siapkan Payung Hukum Pilkades Serentak 2027, DPRD Nganjuk Sahkan Rantus Raperda Desa
- 22-05-2026
Nganjuk, PING – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Nganjuk pada Sabtu sore (11/4/2026). Fenomena ini mengakibatkan pohon tumbang di sedikitnya tujuh titik yang tersebar di Kecamatan Sukomoro dan sekitarnya, sempat melumpuhkan akses jalan utama dan mengganggu jaringan listrik.
Laporan kejadian pertama kali diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Nganjuk pada pukul 14.39 WIB. Merespons cepat laporan masyarakat, BPBD langsung menerjunkan dua tim reaksi cepat hanya empat menit berselang, yakni pukul 14.43 WIB, untuk melakukan asesmen dan proses evakuasi.

Berdasarkan data yang dihimpun, tujuh titik terdampak meliputi Desa Kedungsuko, Desa Bungur, Desa Ngrami, Kelurahan Sukomoro, Desa Pehserut (Jl. Panglima Sudirman), Desa Kapas, dan Kawasan Kantor Inspektorat di Kelurahan Mangundikaran.
Pohon dengan berbagai ukuran dilaporkan menutup akses jalan di enam titik, sementara dua lokasi lainnya melaporkan adanya batang pohon yang menimpa jaringan kabel listrik.
Proses evakuasi dilakukan secara sinergis oleh BPBD Kabupaten Nganjuk bersama personel AGISENA BPBD Provinsi Jawa Timur, TNI, Polri, serta dibantu secara aktif oleh warga setempat. Berkat koordinasi yang solid, seluruh material pohon berhasil dibersihkan dalam waktu singkat sehingga akses lalu lintas kembali normal. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material bangunan dalam peristiwa ini.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo, mengapresiasi kecepatan tim di lapangan dan peran serta masyarakat dalam memberikan informasi.

"Kami bergerak cepat segera setelah menerima laporan warga karena prioritas utama adalah membuka kembali akses jalan yang tertutup agar mobilitas masyarakat tidak terganggu. Berkat kerja sama lintas unsur, termasuk rekan-rekan TNI-Polri dan relawan, seluruh titik kini sudah dipastikan aman dan bersih dari material pohon," ujarnya.
Sutomo juga memberikan imbauan tegas kepada warga Nganjuk mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, hindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho. Segera laporkan kepada kami jika melihat potensi bahaya di lingkungan sekitar agar bisa segera diantisipasi," tandasnya.