#

Tingkatkan Kualitas Layanan, Pemkab Nganjuk Gelar Bimtek Excellent Service 2026

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Kompetensi Excellent Service Tahun 2026. Mengusung tema “Bekerja dengan Hati, Melayani dengan Aksi”, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun aparatur yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada Senin, Selasa, dan Kamis, tanggal 13, 14, dan 16 April 2026, bertempat di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Bimtek difokuskan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), sementara hari terakhir diisi dengan uji sertifikasi kompetensi sebagai bentuk evaluasi atas pemahaman dan keterampilan peserta.

Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Nganjuk, Adam Muharto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki landasan hukum yang kuat dan terstruktur. Di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, serta berbagai peraturan pemerintah terkait manajemen ASN dan penyelenggaraan pelayanan publik.

“Penyelenggaraan Bimtek dan sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya sistematis pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi aparatur. Tujuannya adalah agar ASN memiliki profesionalisme tinggi, efisiensi kerja yang baik, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Adam menegaskan bahwa program ini juga selaras dengan semangat reformasi birokrasi, yang menempatkan kepuasan masyarakat sebagai indikator utama keberhasilan pelayanan.

“Program ini berorientasi pada kepuasan masyarakat, dengan menanamkan nilai dasar ASN serta prinsip pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” imbuhnya.

Kegiatan ini diikuti oleh total 80 peserta yang terdiri dari 50 tenaga kesehatan dari Puskesmas, RSUD Nganjuk, dan RSUD Kertosono, serta 30 peserta dari unit pelayanan umum di kecamatan dan perangkat daerah yang memiliki fungsi pelayanan langsung kepada masyarakat.

Menurut Adam, pemilihan peserta ini dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan peran strategis mereka sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik.

“Peserta merupakan aparatur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga peningkatan kompetensi mereka akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan di lapangan,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari unsur pimpinan daerah dan tenaga profesional, termasuk Wakil Bupati Nganjuk, serta trainer dan asesor dari lembaga pelatihan profesional. Materi yang disampaikan mencakup konsep pelayanan prima, komunikasi efektif, pengelolaan emosi dalam pelayanan, hingga strategi implementasi pelayanan berbasis digital.

Adam juga menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dirancang secara terintegrasi antara teori dan praktik. Pada dua hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan materi secara intensif, sementara pada hari ketiga dilaksanakan uji sertifikasi kompetensi untuk memastikan standar kemampuan peserta.

“Bimbingan teknis dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 14 April 2026, sedangkan sertifikasi kompetensi dilaksanakan pada tanggal 16 April 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Ruang Rapat Anjuk Ladang dan Ruang Rapat Candi Lor Pemkab Nganjuk,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap tercipta aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan empati dalam melayani masyarakat. Peningkatan kualitas SDM ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan humanis.

Dengan demikian, Bimtek dan Sertifikasi Excellent Service Tahun 2026 ini menjadi bagian penting dalam upaya berkelanjutan Pemkab Nganjuk untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, modern, dan berdaya saing tinggi.