Siapkan Payung Hukum Pilkades Serentak 2027, DPRD Nganjuk Sahkan Rantus Raperda Desa
- 22-05-2026
Nganjuk, PING- PT BPR Anjuk Ladang (Perseroda) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dan berlangsung di ruang kerja bupati.
Turut hadir dalam agenda tersebut Direktur Utama Bank Anjuk Ladang, Nur Kamdani, yang memaparkan kinerja perseroan selama tahun 2025 sekaligus menyampaikan capaian strategis perusahaan.
Dalam paparannya, Nur Kamdani mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Bank Anjuk Ladang berhasil mencatatkan sisa saldo laba sebesar Rp 1.498.099.552. Laba tersebut kemudian didistribusikan sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 Tahun 2024.
Berdasarkan regulasi tersebut, sebesar 55 persen dari laba dialokasikan sebagai dividen kepada para pemegang saham, atau setara Rp 574 juta. Mengingat komposisi kepemilikan saham Bank Anjuk Ladang didominasi oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk sebesar 90 persen, maka kontribusi dividen yang masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai sekitar Rp 517 juta.
Capaian ini menjadi indikator positif atas kinerja perusahaan daerah dalam mendukung penguatan fiskal daerah. Kontribusi nyata terhadap PAD dinilai sebagai bentuk keberhasilan pengelolaan BUMD yang profesional dan berorientasi pada keberlanjutan.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyampaikan apresiasi atas kinerja Bank Anjuk Ladang yang dinilai mampu memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, Bank Anjuk Ladang telah menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk. Capaian ini patut diapresiasi dan perlu terus didorong agar semakin berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Nur Kamdani menegaskan bahwa RUPS tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat arah kebijakan ke depan. Berbagai strategi telah disiapkan guna meningkatkan kinerja perusahaan, termasuk penguatan digitalisasi layanan, pengembangan program kredit bagi UMKM, serta peningkatan literasi keuangan bagi masyarakat dan pelajar.
“Optimisme ini didasarkan pada sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, manajemen bank, dan kepercayaan masyarakat. Bank Anjuk Ladang siap melangkah dengan semangat baru untuk memberikan layanan yang lebih inklusif dan berdaya saing,” pungkasnya.