#

Ratusan Pelajar Nganjuk Ikuti Tes TWK Calon Paskibraka 2026 di Gedung Juang 45

Nganjuk, PING – Pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Nganjuk tahun 2026 digelar di Gedung Juang 45 Nganjuk, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam proses seleksi untuk menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 558 peserta ambil bagian dalam tes tersebut, terdiri dari 260 peserta putra dan 298 peserta putri. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai sekolah di Kabupaten Nganjuk yang telah lolos seleksi administrasi sebelumnya.

Tes TWK ini bertujuan mengukur pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan, ideologi negara, serta wawasan sejarah dan nasionalisme. Selain itu, seleksi ini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter calon anggota Paskibraka yang berintegritas dan berjiwa patriotik.

Setelah tahapan TWK, para peserta akan melanjutkan ke serangkaian seleksi berikutnya, meliputi Tes Intelegensia Umum (TIU), tes kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, hingga tahap akhir berupa wawancara dan penilaian kepribadian.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pelatih, perwakilan Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta jajaran karyawan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nganjuk yang terlibat langsung dalam proses seleksi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nganjuk, Eko Sutrisno, mengatakan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat, objektif, dan berjenjang guna menghasilkan calon terbaik.

“Seleksi Paskibraka tahun ini kami laksanakan secara transparan dan profesional. Tes TWK menjadi langkah awal untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan. Ini penting sebagai dasar pembentukan karakter generasi muda yang cinta tanah air,” ujarnya.

Eko juga menambahkan bahwa tahapan seleksi selanjutnya akan semakin menantang dan membutuhkan kesiapan fisik serta mental yang kuat dari para peserta.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya kemampuan intelektual, tetapi juga kedisiplinan, kesehatan, serta sikap dan kepribadian akan menjadi penilaian utama dalam menentukan siapa yang layak menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Nganjuk tahun 2026,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eko menekankan bahwa Paskibraka memiliki peran strategis sebagai duta pelajar dan agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, tetapi juga simbol generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Kami ingin mereka tidak hanya membanggakan saat bertugas, tetapi juga membawa dampak positif di sekolah dan lingkungan sosialnya,” pungkasnya.

Dengan antusiasme tinggi dari para peserta, diharapkan proses seleksi ini dapat menghasilkan anggota Paskibraka yang mampu mengemban tugas dengan baik serta mengharumkan nama Kabupaten Nganjuk di tingkat yang lebih tinggi.