Semarak Hari Jadi Nganjuk 1089 Gaungkan Semangat Harmoni dan Kesejahteraan
- 02-04-2026
Nganjuk, PING- Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, secara resmi membuka Grand Final Pemilihan Duta Genre Nganjuk Tahun 2026 pada Kamis (2/4/2026) di Gedung Wanita Nganjuk. Kang Marhaen hadir bersama Bunda Genre, Ny. Yuni Marhaen.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Nganjuk Mas Handy beserta istri, jajaran Forkopimda, kepala OPD, perwakilan sekolah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kang Marhaen menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya grand final dan terpilihnya para finalis Duta Genre. Ia menekankan bahwa Duta Genre memiliki peran penting dalam menyampaikan edukasi kepada remaja, khususnya terkait isu kependudukan, pencegahan stunting, serta konseling sebaya.
“Saya sangat bangga dan bahagia acara ini dapat terlaksana. Anak-anakku semua, silakan terus mengikuti berbagai kompetisi, baik di tingkat kabupaten maupun Jawa Timur,” ujarnya.

Bupati juga berpesan agar para finalis tampil percaya diri. Ia menegaskan kepada dewan juri agar penilaian tidak hanya berdasarkan penampilan fisik, tetapi juga kecerdasan, wawasan, serta kemampuan komunikasi peserta.
Lebih lanjut, Kang Marhaen mengingatkan bahwa para finalis merupakan agen perubahan bagi Nganjuk. Melalui ajang ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan diri secara mental, fisik, spiritual, dan sosial, sekaligus mendukung program percepatan penurunan stunting.
Ia juga menyoroti pentingnya perencanaan masa depan bagi generasi muda, termasuk menghindari pernikahan dini. “Tahun lalu terdapat sekitar 150 pengajuan nikah muda. Ini harus menjadi perhatian karena memiliki risiko fisik dan psikis. Jauhi narkoba dan kegiatan negatif lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Nganjuk, Asti Widyartini, menjelaskan bahwa jumlah pendaftar Duta Genre tahun ini mencapai 182 orang, terdiri dari 54 laki-laki dan 128 perempuan, menjadikannya jumlah terbanyak dibanding tahun sebelumnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 pasang lolos seleksi administrasi dan mengikuti tahapan tes tulis, wawancara, serta presentasi hingga terpilih 10 besar finalis. Para finalis kemudian menjalani masa karantina dan pembekalan sebelum grand final.

Asti berharap melalui pemilihan Duta Genre ini dapat terbentuk pendidik dan konselor sebaya yang mampu memberikan akses informasi dan layanan konseling bagi remaja, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Selain itu, Duta Genre diharapkan berperan aktif dalam edukasi untuk menekan angka stunting dan menjadi role model bagi generasi muda di Nganjuk,” pungkasnya.