Siapkan Payung Hukum Pilkades Serentak 2027, DPRD Nganjuk Sahkan Rantus Raperda Desa
- 22-05-2026
Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) terus menggencarkan edukasi mengenai pentingnya program Keluarga Berencana (KB) bukan sekadar untuk membatasi jumlah anak, melainkan untuk membangun kualitas keluarga yang lebih baik.
Hal tersebut dikupas tuntas dalam dialog interaktif di 105,3 Radio Suara Anjuk Ladang (RSAL FM) pada Selasa, (28/4/2026). Hadir sebagai narasumber, Agus Zaenal Abidin., selaku Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk.
Dalam dialog tersebut, Agus menjelaskan bahwa esensi dari program KB adalah perencanaan hidup. Dengan perencanaan yang matang, pasangan suami istri dapat mengatur jarak kelahiran anak, yang berdampak langsung pada kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak yang optimal.
"Program KB bukan berarti melarang orang punya anak, tetapi lebih kepada bagaimana kita merencanakan agar setiap anak yang lahir mendapatkan perhatian, gizi, dan pendidikan yang layak. Ini adalah kunci untuk mencegah stunting dan menciptakan generasi emas di Nganjuk," jelas Agus.
Selain masalah KB bagi pasangan usia subur, Dinas PPKB juga menaruh perhatian besar pada kesehatan reproduksi bagi kalangan remaja. Edukasi ini dianggap krusial sebagai langkah awal pencegahan pernikahan dini yang sering kali menjadi pemicu munculnya masalah kesehatan dan ekonomi di masa depan.
Melalui pesan edukasi yang disampaikan, masyarakat diingatkan bahwa informasi mengenai kesehatan reproduksi harus dicari dari sumber yang benar, seperti tenaga medis atau instansi terkait, agar para generasi muda memiliki pemahaman yang tepat untuk menjaga masa depannya.
Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk membuka ruang bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau melakukan konsultasi terkait berbagai metode kontrasepsi dan program kependudukan. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas di Puskesmas terdekat atau berinteraksi melalui kanal-kanal komunikasi yang telah disediakan oleh dinas.
Menutup dialog, Agus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berencana. "Mari kita mulai dari keluarga kecil kita masing-masing. Cari informasi yang benar demi masa depan cerah, Nganjuk sehat, dan generasi yang hebat," pungkasnya.