#

Tingkatkan Akurasi Distribusi Alkon, Dinas PPKB Nganjuk Gelar Bimtek Aplikasi SIRIKA

Nganjuk, PING – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan program Keluarga Berencana (KB), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SIRIKA (Sistem Informasi Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi), Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh petugas puskesmas serta tenaga fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama dengan Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini, beserta jajaran, serta narasumber dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, yakni Heny Tria Wahyuning Diah dan Crisna Agung Wijayanti.

Aplikasi SIRIKA merupakan sistem digital yang dikembangkan oleh BKKBN untuk mengelola, memantau, serta mendistribusikan alat dan obat kontrasepsi secara real-time di seluruh Indonesia. Sistem ini juga telah terintegrasi dengan aplikasi SIGA, sehingga menuntut setiap fasilitas kesehatan untuk memahami penggunaannya secara optimal, khususnya dalam hal pelaporan dan pengelolaan logistik.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi melalui aplikasi SIRIKA menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas program KB.

“Melalui Bimtek ini, kami ingin memastikan seluruh petugas di lapangan memiliki pemahaman yang baik terhadap penggunaan aplikasi SIRIKA, sehingga distribusi alat kontrasepsi dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Lebih lanjut, Asti menegaskan pentingnya sinergi antara Dinas PPKB dan fasilitas kesehatan dalam mendukung keberhasilan program nasional.

“Kami berharap dengan adanya peningkatan kapasitas ini, kolaborasi antara Dinas PPKB dan seluruh faskes dapat semakin kuat, sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam program keluarga berencana, dapat semakin optimal,” tambahnya.

Selain penyampaian materi dan praktik penggunaan aplikasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan IUD Kit kepada sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Berbek, Puskesmas Jatikalen, serta Klinik DKT. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang pelayanan kontrasepsi jangka panjang di masing-masing fasilitas kesehatan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk optimistis bahwa pengelolaan rantai pasok alat kontrasepsi dapat semakin efektif, sekaligus mendukung tercapainya program pengendalian penduduk dan peningkatan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Nganjuk.