#

Bupati Marhaen Apresiasi Konsistensi KKG PJOK Nganjuk dalam Tingkatkan Kompetensi

Nganjuk, PING – Ratusan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Nganjuk berkumpul di SDN 1 Lestari, Kecamatan Patianrowo, pada Jumat (08/05/2026). Kehadiran para pendidik ini dalam rangka Pertemuan Rutin Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kabupaten Nganjuk guna meningkatkan kompetensi dan mempererat kolaborasi antar-guru olahraga.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk. Turut hadir jajaran Forpimcam Patianrowo, Korwil Pendidikan Kecamatan Patianrowo, Ketua KKG PJOK Kabupaten Nganjuk, serta para Kepala Sekolah Dasar se-Kecamatan Patianrowo.

Bupati Marhaen dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi KKG PJOK yang rutin menyelenggarakan pertemuan setiap satu hingga dua bulan sekali secara bergilir. Menurutnya, peran guru olahraga sangat sentral dalam membangun pondasi karakter anak didik.

"Guru olahraga memiliki tugas penting untuk mensosialisasikan pentingnya hidup sehat kepada anak-anak dan orang tua. Jika fisik sudah sehat, maka kesehatan mental juga akan terjaga. Kita ingin anak-anak Nganjuk menjadi pribadi yang tangguh, tidak cengeng, dan memiliki kecerdasan mental serta fisik yang kuat," ungkap Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati Nganjuk.

Selain membahas aspek olahraga, Kang Marhaen juga memberikan penekanan tegas mengenai integritas dalam dunia pendidikan di Kabupaten Nganjuk. Beliau mengingatkan agar tidak ada praktik pungutan atau "mahar" dalam pengisian jabatan di lingkungan sekolah.

"Membangun pendidikan harus bersih. Saya tegaskan, untuk menjadi kepala sekolah sekarang aturannya harus nol rupiah. Jangan mau dirayu oleh oknum yang menjamin bisa menjadikan kepala sekolah dengan imbalan. Kalau kualitas Anda bagus, silakan maju. Jika saya tahu ada titipan atau permainan, langsung saya copot," tegasnya di hadapan para guru dan kepala sekolah.

Sementara itu, Ketua KKG PJOK Kabupaten Nganjuk, Edi Purwanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa pertemuan rutin ini diikuti oleh sekitar 250 peserta yang merupakan perwakilan dari setiap kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

"Latar belakang pertemuan ini adalah kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru PJOK, serta meningkatkan mutu pembelajaran. Ini menjadi wadah kolaborasi untuk berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital," ujar Edi Purwanto.

Edi menambahkan bahwa agenda kegiatan tidak hanya berisi rapat koordinasi, tetapi juga praktik lapangan dan diskusi kelompok. Beberapa cabang olahraga turut disimulasikan, mulai dari futsal, basket, badminton, tenis meja, hingga catur, sebagai bagian dari penyelarasan teknik pengajaran.

Melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan energi positif bagi para guru PJOK untuk terus berinovasi dalam memberikan materi pembelajaran yang menarik bagi siswa, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan birokrasi pendidikan yang transparan dan berprestasi.