#

Usai Arahan di KKG PJOK, Bupati Marhaen Langsung Tinjau dan Ikut Cek Kesehatan Gratis di Patianrowo

Nganjuk, PING – Ada pemandangan menarik usai pelaksanaan pertemuan rutin Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK di SDN 1 Lestari, Kecamatan Patianrowo, Jumat (08/05/2026). Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, tidak langsung meninggalkan lokasi acara, melainkan menyempatkan diri mengunjungi stan pemeriksaan kesehatan gratis.

Stan yang diinisiasi oleh Puskesmas Patianrowo tersebut sengaja dihadirkan untuk melayani para guru dan tamu undangan yang ingin memantau kondisi kesehatan mereka. Kehadiran orang nomor satu di Nganjuk ini pun disambut antusias oleh petugas medis dan para peserta yang sedang mengantre.

Tidak hanya sekadar melakukan peninjauan atau menyapa petugas, Kang Marhaen—sapaan akrab Bupati—juga turut serta memeriksakan kesehatannya secara langsung. Beliau mengikuti serangkaian prosedur medis, mulai dari pemeriksaan tekanan darah (tensi), hingga pengecekan kadar gula darah.

"Sebagai pemimpin, kita juga harus memberi contoh. Tadi saya sampaikan ke bapak ibu guru pentingnya hidup sehat, maka ini saya praktikkan langsung dengan ikut cek kesehatan," ujar Kang Marhaen sembari tersenyum saat petugas melilitkan manset tensimeter di lengannya.

Kang Marhaen mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh Puskesmas Patianrowo. Menurutnya, layanan pemeriksaan kesehatan dasar seperti ini sangat penting sebagai deteksi dini terhadap penyakit tidak menular yang seringkali tidak disadari oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki rutinitas padat seperti tenaga pendidik.

"Layanan gratis seperti ini sangat membantu. Saya harap puskesmas-puskesmas lain juga aktif hadir di tengah kegiatan masyarakat. Sehat itu investasi utama kita untuk membangun Nganjuk," tambahnya.

Sementara itu, pihak Puskesmas Patianrowo menyampaikan bahwa layanan cek kesehatan gratis tersebut bertujuan memberikan deteksi dini kondisi kesehatan para guru serta meningkatkan kesadaran pentingnya pola hidup sehat.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Banyak guru dan tamu undangan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara gratis.