Siapkan Payung Hukum Pilkades Serentak 2027, DPRD Nganjuk Sahkan Rantus Raperda Desa
- 22-05-2026
Nganjuk, PING - Pemerintah Kabupaten Nganjuk bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk, Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Sumber Daya Air (UPTD PSDA) Widas melakukan penanganan darurat pertama terhadap jalan ambrol di Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk, Kamis pagi (7/5/2026).
Penanganan darurat tersebut diawali dengan pemotongan bambu yang digunakan sebagai penahan sesek. Selanjutnya, petugas melakukan pemasangan sesek atau anyaman bambu di sepanjang titik jalan yang mengalami amblas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya sementara untuk memperkuat lereng dan menahan pergerakan tanah agar tidak terjadi longsoran susulan.
Pemasangan sesek bambu dinilai efektif secara fungsional karena mampu mengikat struktur tanah di sekitar badan jalan yang retak. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah dengan retakan aspal lebar dan dalam membuat penanganan cepat menjadi sangat penting, terlebih jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.
Diketahui, cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak pada sejumlah infrastruktur di Kabupaten Nganjuk. Salah satunya adalah kerusakan jalan di Desa Kedungdowo yang dilaporkan mengalami ambrol sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengancam stabilitas lahan di sekitarnya.
Penanganan di lapangan juga menunjukkan kuatnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi kondisi darurat. Perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk turut hadir melakukan asesmen risiko sekaligus memastikan prosedur keselamatan kerja berjalan dengan baik selama proses penanganan.
Kehadiran BPBD menegaskan bahwa kondisi jalan ambrol tersebut telah masuk kategori darurat yang membutuhkan penanganan terpadu demi menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah kerusakan yang lebih luas.
Selain itu, Lurah Kedungdowo bersama perangkat desa juga turut mendampingi proses pengerjaan di lapangan. Dukungan pemerintah kelurahan dinilai sangat membantu dalam koordinasi teknis maupun pengaturan lingkungan sekitar lokasi agar pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Melalui kolaborasi antara UPTD PSDA Widas, BPBD Kabupaten Nganjuk, dan Pemerintah Kelurahan Kedungdowo, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menunjukkan komitmennya untuk hadir secara cepat dalam menangani persoalan masyarakat. Upaya penanganan sementara ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga sekaligus menjaga konektivitas antarwilayah di Kecamatan Nganjuk di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu.