Siapkan Payung Hukum Pilkades Serentak 2027, DPRD Nganjuk Sahkan Rantus Raperda Desa
- 22-05-2026
Nganjuk, PING— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus mematangkan persiapan jelang peresmian kawasan bersejarah Museum dan Monumen Marsinah yang rencananya akan dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada bulan Mei mendatang. Sebagai langkah pamungkas untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan pengamanan, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jendral Dedi Prasetyo melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke lokasi pada Rabu (22/4/2026) pagi.
Kunjungan tingkat tinggi ini disambut dan didampingi langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk. Turut hadir menyambut rombongan di lokasi, yakni Bupati Nganjuk Kang Marhaen, Wakil Bupati Nganjuk Mas Handy, serta Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan.
Rombongan Wakapolri yang bertolak dari Mapolda Jawa Timur tiba menggunakan helikopter dan mendarat mulus di Helipad Stadion Anjuk Ladang pada pukul 08.25 WIB. Sinergi yang solid antara aparat kepolisian dan jajaran Pemkab Nganjuk terlihat sejak penyambutan hingga pengawalan ke titik lokasi peninjauan.

Bupati Nganjuk menyampaikan bahwa kehadiran Wakapolri merupakan bentuk sinergitas antara pusat dan daerah dalam mengawal proyek strategis yang memiliki nilai sejarah tinggi ini. "Kunjungan Bapak Wakapolri hari ini sangat penting untuk memastikan bahwa secara fisik, fungsi, maupun aspek keamanan, kawasan Museum dan Monumen Marsinah ini benar-benar siap sebelum diresmikan oleh Bapak Presiden bulan depan," ujar Bupati di sela-sela kegiatan.
Setibanya di lokasi, Wakapolri bersama Bupati, Wakil Bupati, dan Kapolres Nganjuk langsung melaksanakan ziarah dan peninjauan di Makam Ibu Marsinah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan inspeksi menyeluruh ke bangunan utama Museum dan Monumen.
Fokus utama dari peninjauan ini adalah mengecek detail finishing bangunan, tata letak area edukasi, aksesibilitas pengunjung, hingga rekayasa keamanan dan protokol VIP untuk agenda peresmian bulan Mei. Pemkab Nganjuk bersama Polres Nganjuk berkomitmen penuh untuk menjamin kelancaran acara kenegaraan tersebut.

Kapolres Nganjuk juga menambahkan bahwa dari sisi keamanan wilayah, jajarannya telah menyiapkan skema pengamanan terpadu. "Kami dari jajaran Polres Nganjuk bersama TNI dan unsur pengamanan Pemkab siap mendukung penuh kelancaran peresmian nanti. Kehadiran Bapak Wakapolri hari ini memantapkan koordinasi kami di lapangan," tegasnya.
Pembangunan Museum dan Monumen Marsinah ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan negara terhadap pahlawan buruh, tetapi juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi baru yang akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat Nganjuk. Pemkab Nganjuk berharap kawasan ini akan menjadi ikon kebanggaan daerah yang dikenal hingga tingkat nasional.