#

Duduk Bersama Rakyat, Kang Marhaen dan Mas Handy Tutup Sema’an Al-Qur’an dengan Penuh Syukur

Nganjuk, PING– Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1089 Nganjuk, Pemerintah Kabupaten menggelar kegiatan religius Sema’an Al-Qur’an Mantab dan Dzikrul Ghofilin yang ditutup pada Selasa malam, 21 April 2026, di Pendopo Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini dihadiri ratusan jamaah serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi yang akrab disapa Kang Marhaen, bersama Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro atau Mas Handy, turut mengikuti rangkaian penutupan acara dengan khidmat. Tradisi sema’an yang rutin digelar setiap peringatan hari jadi ini menjadi simbol penguatan nilai spiritual di tengah pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual. Menurutnya, kegiatan sema’an Al-Qur’an merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memperkuat keimanan sekaligus memohon keberkahan bagi Kabupaten Nganjuk.

“Setiap tahun di hari jadi kita selalu ada semaan di pendopo. Ini bagian dari ikhtiar memperkuat keimanan secara bersama-sama. Saya mohon doa agar kami dapat menjalankan amanah hingga akhir masa jabatan dengan baik, serta semoga Nganjuk menjadi daerah yang subur, gemah ripah loh jinawi, masyarakatnya sehat, dan rezekinya lancar,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sejak pagi hari. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para jamaah sema’an Al-Qur’an. Kegiatan ini memang setiap tahun kita laksanakan sebagai bagian dari hari jadi, agar doa dan keimanan kita semakin kuat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kang Marhaen turut memanjatkan doa bagi masyarakat Nganjuk agar senantiasa diberi kesehatan, kelancaran rezeki, serta kemudahan dalam berbagai urusan. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para leluhur Nganjuk agar mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga masyarakat Nganjuk diberikan kesehatan, rezekinya lancar, yang memiliki kesulitan segera diberi kemudahan, yang sakit segera diberi kesembuhan. Mari kita juga kirim doa untuk para leluhur kita agar diampuni dosa-dosanya dan mendapatkan husnul khotimah,” tuturnya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Firjaun Barlaman. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber ketenangan di tengah dinamika kehidupan.

Suasana religius yang khusyuk terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan para hafidz dan jamaah menjadi wujud doa bersama, dengan harapan Kabupaten Nganjuk senantiasa diberkahi, dijauhkan dari berbagai musibah, serta mampu terus berkembang menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.