Siapkan Payung Hukum Pilkades Serentak 2027, DPRD Nganjuk Sahkan Rantus Raperda Desa
- 22-05-2026
Surabaya, PING-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus memperkuat penerapan sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pemetaan kompetensi berbasis Computer Assisted Competency Test (CACT).
Kegiatan ini diselenggarakan pada 21–22 April 2026 di Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, dengan diikuti oleh 355 ASN dari berbagai perangkat daerah.
Pelaksanaan pemetaan kompetensi ini bertujuan untuk mengukur secara objektif kemampuan dan potensi ASN, sekaligus memastikan penempatan pegawai sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Dengan demikian, diharapkan kinerja organisasi dapat semakin optimal dan selaras dengan kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada evaluasi kemampuan individu, tetapi juga menjadi landasan strategis dalam pengembangan karier ASN, pengelolaan talenta, serta penyusunan kebijakan berbasis data. Melalui hasil asesmen yang komprehensif, pemerintah daerah dapat merancang program peningkatan kapasitas yang lebih tepat sasaran. Sesuai prinsip the right man on the right place.
Kepala Kantor Regional II BKN, Soni Sultana menegaskan bahwa penerapan sistem merit yang konsisten akan mendorong terciptanya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan upaya reformasi birokrasi yang menempatkan kompetensi sebagai faktor utama dalam manajemen ASN.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menargetkan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin berkualitas, serta pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Hasil dari pemetaan kompetensi ini nantinya akan terintegrasi dalam berbagai sistem manajemen ASN, seperti ProASN, MyASN, dan SIMATA, guna mendukung pengelolaan SDM aparatur yang lebih modern dan berbasis data.