#

Sebut Kader IMP Ujung Tombak Pemerintah, Bupati Marhaen Bakar Semangat Ratusan Kader di Rejoso

NGANJUK, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan kemandirian masyarakat melalui penguatan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). Hal ini ditegaskan dalam acara Pembinaan Kader Institusi Masyarakat Perdesaan (IMP) dan Sub-Kader IMP Bangga Kencana yang digelar oleh Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana (PPKB) Nganjuk di Lapangan Desa Talang, Kecamatan Rejoso, pada Rabu (10/6/2026).

Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta yang merupakan kader IMP dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Rejoso, Gondang, dan Ngluyu. Sebelum memasuki sesi pengarahan, suasana semarak sudah terasa sejak pagi hari dengan dilaksanakannya kegiatan senam bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan guna menjaga kebugaran.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut antara lain Bunda Genre Kabupaten Nganjuk, jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk, Kepala Dinas PPKB beserta jajarannya, jajaran Forpimcam Rejoso, serta Kepala Desa se-Kecamatan Rejoso dan para kader. 

Dalam arahannya, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh kader IMP yang hadir. Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah di tingkat akar rumput tidak lepas dari peran aktif para kader.

"Saya ucapkan terima kasih para kader IMP. Kader IMP itu adalah ujung tombak pemerintah, sekali lagi ujung tombak yang berada mulai dari tingkat RT, RW, dusun, desa, hingga kelurahan. Perannya sangat luar biasa berkaitan dengan keluarga berencana," ujar Kang Marhaen sapaan akrabnya. 

Kang Marhaen juga menambahkan bahwa keberhasilan program KB di Kabupaten Nganjuk terbukti dari rata-rata masyarakat yang kini menyadari pentingnya perencanaan keluarga. Keberhasilan sinergi pembangunan ini juga dibuktikan dengan raihan prestasi Kabupaten Nganjuk yang sukses mempertahankan predikat WTP sebanyak sembilan kali berturut-turut atas kerja sama yang baik antara pemerintah, Bupati, dan DPRD. 

Lebih lanjut, Kang Marhaen mengingatkan kembali mengenai enam pokok tugas IMP yang harus dilaksanakan demi menyukseskan program-program pemerintah di lapangan. Beliau menekankan bahwa tujuan akhir (goal) dari pembinaan ini adalah mewujudkan kemandirian masyarakat, baik dari sisi kesehatan reproduksi, ekonomi, maupun perencanaan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Marhaen juga memaparkan sejumlah program konkret pemerintah daerah untuk mengintervensi kesejahteraan masyarakat melalui peran kader, di antaranya:

 1. Pendidikan Gratis untuk Keluarga Kurang Mampu:Pemerintah daerah memfasilitasi sekolah rakyat gratis di daerah Gondang yang mencakup biaya asrama dan pendidikan agar tidak ada anak kader atau warga kurang mampu yang putus sekolah.

 2. Fasilitas Kesehatan Mobil Siaga:Setiap desa di Kabupaten Nganjuk telah difasilitasi mobil siaga, serta jaminan BPJS Kesehatan yang dibayarkan oleh pemerintah daerah agar tidak ada warga yang terkendala biaya saat sakit.

 3. Program Bedah Rumah:Pemerintah berkoordinasi dengan Komisi IV DPRD Nganjuk untuk menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni, termasuk sekitar 200 unit program bedah rumah serta puluhan unit aspirasi di wilayah yang membutuhkan.

Di akhir arahannya, Kang Marhaen mengajak seluruh pihak untuk terus berkoordinasi dan bersinergi dengan baik. Beliau berharap seluruh program yang dicanangkan dapat berjalan lancar sehingga membawa berkah dan kemanfaatan yang nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk