Sukses Sulap Wajah Kota, Nganjuk Raih Penghargaan Penanganan Kawasan Kumuh Terbaik se-Jatim
- 10-06-2026
Nganjuk, PING – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk, S. Wahyuni Marhaen, melanjutkan rangkaian pilot project ketahanan pangan dengan menyalurkan paket kandang ayam petelur di Pendopo Balai Pertemuan Desa Sudimoroharjo, Kecamatan Wilangan, pada Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara TP PKK Kabupaten Nganjuk dan BAZNAS Kabupaten Nganjuk untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi domestik keluarga tidak mampu serta upaya pengentasan stunting.
Sebanyak 10 keluarga penerima manfaat mendapatkan masing-masing satu unit kandang berisi 20 ekor ayam petelur. Paket bantuan juga meliputi pasokan pakan gratis selama dua bulan dan paket obat-obatan. Dengan masa produktif ayam hingga dua tahun, hasil produksi telur difokuskan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian lansia, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, di bawah pemantauan berkala oleh PKK Desa dan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk.

Program pilot ini sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Gondang dan Rejoso, dan jika terbukti berhasil di Wilangan, BAZNAS berkomitmen untuk mereplikasi program serupa di kecamatan lain di Kabupaten Nganjuk. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pangan keluarga sekaligus memberi dukungan gizi untuk kelompok rentan.
Dalam kesempatan yang sama, S. Wahyuni Marhaen didampingi oleh Ketua DWP Nganjuk dan Camat Wilangan, menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa bulan Mei Tahun Anggaran 2026 senilai Rp300.000 kepada 15 warga setempat. Integrasi bantuan kandang ayam petelur dan BLT Dana Desa diharapkan memberikan stimulus ganda untuk mendongkrak kesejahteraan dan kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Kegiatan ini menegaskan komitmen TP PKK Kabupaten Nganjuk bersama BAZNAS dan pemerintah kecamatan untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan berbasis keluarga, dengan pemantauan serta pendampingan teknis agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Program paket kandang ayam petelur ini kami jalankan sebagai bentuk nyata perhatian terhadap ketahanan pangan keluarga dan upaya pencegahan stunting. Kami berharap bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi keluarga penerima" ujarnya.

Acara diakhiri dengan suasana optimis, di mana warga penerima manfaat menyatakan rasa terima kasih dan berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus memberi kesempatan baru untuk meningkatkan pendapatan. Pihak PKK, BAZNAS, dan pemerintah kecamatan menegaskan akan terus mendampingi dan memantau perkembangan program agar manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat luas.