#

Sukses Sulap Wajah Kota, Nganjuk Raih Penghargaan Penanganan Kawasan Kumuh Terbaik se-Jatim

Surabaya, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Atas komitmen dan keberhasilannya dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, tertata, dan layak huni bagi masyarakat, Kabupaten Nganjuk berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu daerah terbaik pada Kategori Program Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu dan Terintegrasi se-Jawa Timur.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur kepada Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, dalam rangkaian Opening Ceremony Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 yang digelar di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Selasa (9/6/2026).

Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menjalankan berbagai program penataan kawasan permukiman secara berkelanjutan. Melalui sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat, berbagai kawasan yang sebelumnya masuk kategori kumuh berhasil ditata menjadi lingkungan yang lebih nyaman, sehat, dan produktif.

Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 sendiri merupakan agenda strategis yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku jasa konstruksi, akademisi, hingga dunia usaha untuk memperkuat pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memamerkan berbagai inovasi teknologi konstruksi dan pembangunan daerah yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang hadir membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur, menegaskan bahwa sektor konstruksi memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, sektor konstruksi saat ini menyumbang hampir 10 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur.

Emil juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Ia mengajak seluruh kepala daerah, pelaku jasa konstruksi, dan mitra pembangunan untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mampu bersaing secara sehat dalam menciptakan inovasi, namun tetap menjalin sinergi demi kemajuan Jawa Timur.

“Seluruh pihak harus mampu bertanding sekaligus bersanding. Berkompetisi untuk menghasilkan inovasi terbaik, namun tetap berkolaborasi dalam membangun infrastruktur yang berkualitas dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Selain penyerahan penghargaan kepada daerah berprestasi, rangkaian acara juga diisi dengan pengukuhan Pengurus Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur Periode 2026–2029 oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Acara kemudian ditutup secara simbolis melalui penekanan sirine sebagai tanda resmi dibukanya Expo Konstruksi Jawa Timur 2026.

Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima Kabupaten Nganjuk. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras bersama seluruh perangkat daerah, stakeholder terkait, serta partisipasi aktif masyarakat yang selama ini mendukung berbagai program penataan lingkungan dan pembangunan infrastruktur.

“Penghargaan ini bukan semata-mata milik pemerintah daerah, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat Nganjuk yang telah bekerja dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD, pemerintah desa, komunitas, dan masyarakat yang telah bahu-membahu mendukung program penanganan kawasan kumuh,” ungkap Kang Marhaen.

Lebih lanjut, Bupati Marhaen menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan pembangunan daerah, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata ruang dan lingkungan permukiman di Kabupaten Nganjuk. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan berbagai program penataan kawasan, peningkatan infrastruktur dasar, serta penyediaan fasilitas publik yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan kawasan permukiman tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik semata, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas hidup warga, memperkuat ketahanan lingkungan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik. Masih ada berbagai tantangan yang harus diselesaikan, termasuk menghapus kawasan kumuh yang tersisa dan mempercepat pembangunan infrastruktur yang inklusif, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Nganjuk,” tegasnya.

Keberhasilan Kabupaten Nganjuk meraih penghargaan ini sekaligus menunjukkan bahwa komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, penataan kawasan permukiman, dan penguatan infrastruktur daerah telah berjalan pada jalur yang tepat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pemerintah Kabupaten Nganjuk optimistis mampu mewujudkan lingkungan yang semakin tertata, nyaman, dan mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.