Wabup Nganjuk Turun Langsung Pantau Karhutla di Lereng Wilis, Keselamatan Petugas Jadi Prioritas
- 17-09-2026
Nganjuk, PING – Respons cepat terhadap aduan masyarakat kembali ditunjukkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Drainase turun langsung melakukan pembersihan pedestrian di kawasan Taman Nyawiji, Jumat (11/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan setelah tim menerima laporan masyarakat terkait kondisi pedestrian yang dinilai kurang bersih akibat adanya sampah dan material yang mengganggu kenyamanan kawasan.
Petugas URC Drainase langsung menyasar sejumlah titik pedestrian untuk membersihkan sampah maupun material yang menumpuk. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga fasilitas publik agar tetap bersih, nyaman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Imam Hanafi, mengatakan sebanyak 10 personel URC Drainase diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
“Sebanyak 10 personel URC Drainase kami kerahkan dalam kegiatan tersebut. Mereka membersihkan pedestrian sepanjang kurang lebih 100 meter dengan menggunakan peralatan kerja, mulai dari menyapu, mengumpulkan material, hingga mengangkut hasil pembersihan,” terang Imam Hanafi.
Dalam pelaksanaannya, Tim URC Drainase juga mendapat dukungan dari personel Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk. Kolaborasi tersebut dilakukan agar proses penanganan dapat berjalan lebih cepat dan kawasan pedestrian kembali tertata.
Menurut Imam, menjaga kebersihan pedestrian dan fasilitas publik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Partisipasi masyarakat, termasuk para pedagang yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut, juga sangat diperlukan.
“Kebersihan kawasan pedestrian tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pemerintah. Peran masyarakat, termasuk para pedagang yang beraktivitas di sekitar lokasi, sangat diperlukan untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan,” tandasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat dan para pedagang di sepanjang pedestrian untuk turut menjaga kebersihan dengan melakukan pembersihan secara rutin.
“Agar Nganjuk tetap bersih, nyaman, dan tentunya bebas dari genangan,” imbuhnya.
Pembersihan pedestrian tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut, tetapi juga membantu menjaga kelancaran aliran air di sekitar kawasan.
Sampah dan material yang menumpuk di sekitar saluran air berpotensi menghambat aliran air dan memicu terjadinya genangan saat hujan. Karena itu, kebersihan pedestrian sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi drainase.
Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik dengan tidak membuang sampah sembarangan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menutup maupun mengotori saluran air yang berada di sekitar pedestrian.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kebersihan fasilitas publik diharapkan dapat terjaga secara konsisten sehingga kawasan Taman Nyawiji tetap nyaman digunakan dan sistem drainase dapat berfungsi dengan optimal.